Home » » Fenomena Hujan Saat Imlek, Mitos Atau Kebetulan?

Fenomena Hujan Saat Imlek, Mitos Atau Kebetulan?

Written By demi anak on Jumat, 31 Januari 2014 | 04.28



Quote:Original Posted By Braddaliqh â–º
Katanya kalau sebelum imlek ada naga laut lagi ngamuk di lautan gan
VS
Quote:Original Posted By yorichie â–º
hanya kebetulan perayaan imleknya pas musim hujan

Thanks Kaskus Officer, agan dan aganwati yang mendukung trit ane jadi HT ke 6 ane.. O ya selamat hari raya Imlek untuk agan dan aganwati yg merayakannya, Gong Xi Fat Choi, Ang Pao Na Lai


Quote:hai hai kaskuser.. tau kan tiap menjelang hari imlek pasti anginnya kencang dan hujannya lebat... Hmmm ada yg penasaran itu benar-benar karena imlek (mitos) atau karena apa?? oke ane bakal bahas dimari yup..

Quote: t="" />

Quote: Tahun baru cina ( sebutan lain imlek) sering di identikan dengan hujan lebat . imlek tanpa adanya hujan berarti tidak turun nya rejeki /berkah yang berlimpah. sebab bagi kebanyakan masyarakat , ada mitos yang mengatakan bahwa setiap kali datang perayaan imlek maka bisa di pastikan hujan akan datang. seperti yang terjadi pada beberapa hari ini , banyak yang mengaitkan turun nya hujan adalah karena akan datang imlek.

Ada mitos bahwa Dewa hujan pasti akan turun ke bumi menjelang perayaan tahun baru cina. dan cerita atau mitos tersebut sampai sekarang tetap di amini oleh masyarakat. entah beneran atau cuma mitos . namun bila di pikir , perayaan imlek memang selalu datang pada musim penghujan tiba di antara bulan januari-februari. so.. ??
Sumber: kompasiana

Quote:Jika Anda jeli setiap kali Imlek dirayakan di negeri ini, pasti tidak akan lepas dari fenomena munculnya angin dan hujan kencang yang turut terjadi. Sebenarnya, apakah memang Imlek yang menyebabkan kejadian alam tersebut?

Di tempat asalnya sendiri, China, Imlek merupakan acara sakral bagi mereka yang menganut ajaran Tri Dharma. "Pada hari besar ini, para umat ketiga agama tersebut merayakan syukur atas datangnya musim semi yang penuh harapan untuk menggantikan musim dingin," kata Bunsu Anton Triyono, pemuka Agama Tri Dharma kepada kami.

Ketika para penganut ajaran ini menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, upacara Imlek pun tidak lupa ikut dirayakan. Namun, karena beda wilayah geografis, musim yang dialami pun berbeda.

Di Indonesia sendiri misalnya, setiap Hari Raya Imlek dilaksanakan, selalu bertepatan dengan musim hujan. Sehingga, tidak mengherankan jika Imlek di sini sering diwarnai dengan munculnya angin dan hujan besar-besaran.

Menurut pantauan BMKG sendiri, bada Bulan Februari yang bertepatan dengan Hari Raya Imlek ini hujan masih mungkin akan terjadi di seantero Indonesia. Tercatat seluruh daerah mulai dari Sabang hingga Merauke berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga berat.

Jadi, tidaklah mengherankan apabila ketika Imlek dirayakan pada tanggal 10 Februari ini terjadi fenomena alam tersebut. Hal ini juga tidak ada hubungannya dengan cerita-cerita mistis yang beredar tentang hujan dan angin ribut yang terjadi setiap kali Imlek.

Imlek merupakan hari besar bagi mereka yang beragama Buddha Mahayana, Khong Hu Cu, dan Tao. Dalam acara keagamaan ini, para umat tersebut mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas datangnya berkah Musim Semi yang terjadi di belahan bumi utara, hal ini kemudian diwujudkan juga dengan lahirnya tahun baru.
Sumber: merdeka.com

Quote:Musim adalah salah satu pembagian utama tahun, biasanya berdasarkan bentuk iklim yang luas. Biasanya satu tahun terbagi menjadi empat musim, yaitu: musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Tetapi, di Indonesia karena terletak di daerah tropis, maka hanya dibagi menjadi dua musim saja, yaitu: musim hujan dan musim kemarau.Mesir Kuno membagi musim menjadi tiga musim, yaitu: musim banjir, musim darurat karena banjir, dan musim penunaian yang panas.



Musim hujan atau musim basah adalah musim dengan ciri meningkatnya curah hujan di suatu wilayah dibandingkan biasanya dalam jangka waktu tertentu secara tetap. Musim hujan hanya dikenal di wilayah dengan iklim tropis. Secara teknis meteorologi, musim hujan dianggap mulai terjadi apabila curah hujan dalam tiga dasarian berturut-turut telah melebihi 100 mm per meter persegi per dasarian dan berlanjut terus. Apabila hal ini belum terpenuhi namun curah hujan telah tinggi kondisinya dianggap sebagai peralihan musim (pancaroba).
Di daerah tropis musim hujan bergantian dengan musim kemarau (musim kering) dan sangat dipengaruhi oleh pergerakan semu Matahari tahunan. Pergerakan Matahari mengubah peta suhu udara dan permukaan tanah dan samudera. Pada gilirannya perbedaan suhu akan mengubah konsentrasi uap air di udara. Biasanya musim hujan terjadi pada bagian bumi yang tengah mengalami posisi zenith peredaran semu Matahari.
Sumber: wikipedia
Quote:Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak musim hujan akan terjadi pada dua pekan terakhir Januari hingga awal Februari mendatang.

"Tapi tidak berarti sepanjang hari akan hujan lebat," kata Kepala Bidang Meteorologi Publik BMKG Mulyono Prabowo kepada BBC Indonesia.

Dalam beberapa hari ke depan, Prabowo mengatakan, peningkatan aktivitas cuaca yang signifikan akan terjadi di sepanjang pantai barat Sumatera, dari Sumatera bagian tengah, selatan hingga Lampung.

"Kemudian Jawa bagian barat, Kalimantan selatan dan barat, Sulawesi bagian selatan, sebagian besar NTT dan NTB, serta Papua bagian selatan pada umumnya," sambungnya.

Adapun di wilayah Jabodetabek sendiri, dalam lima hingga tujuh hari ke depan akan terus mengalami cuaca basah dengan intensitas yang bervariasi.
Sumber: bbc.co.uk

Quote:nah dari beberapa sumber diatas ane mencoba menarik kesimpulan kalau hujan saat akan datang hari imlek itu bukan karena mitos, tapi karena memang kebetulan Indonesia memiliki 2 musim saja dan pada bulan oktober sampai maret adalah waktu musim hujan (normalnya) kisaran bulan Imlek, selalu identik dengan puncak2 musim hujan dalam 6bulan (yg normal)... puncak musim hujan, maupun puncak musim kemarau identik dengan kenceng2nya masing2 angin, musim hujan = angin barat, musim kemarau = angin timur...

Quote:Sekian trit ane hari ini yang sekedar ingin membahas apakah ada hubungan antara imlek dengan hujan angin kencang, jika ada salah-salah kata, ane mohon maaf.. ane akan sangat senang jika kaskuser mau menambahkan pendapat kaskuser di trit ane..

Quote: Trit ini didukung oleh:


Klik Banner Untuk Mampir Ke Markas Kami

Quote:boleh bagi gan jika berkenan.. atau boleh bantu ane
KASKUSER yang BIJAK selalu meninggalkan JEJAK
minimal untuk menghargai TS



Cherrylie STK #90

Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/52e9c6910d8b4691448b4616

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2014. Kaskus Hot Threads - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger