Home » » Alesan-Alesan yang Banyak Dipake Buat Bolos Kerja

Alesan-Alesan yang Banyak Dipake Buat Bolos Kerja

Written By demi anak on Kamis, 27 Februari 2014 | 19.40

Bismillahirahmanirahim sebelumnya ane mengharapkan ketulusan dan kebaikan kaskuser dengan memberikan ane cendol atau cukup rate bagi yang blm bisa nyumbang, atas usaha ane bikin ini thread


Quote:Kerja adalah cinta yang ngejawantah
Dan jika kau tiada sanggup bekerja dengan cinta
hanya dengan enggan
Maka lebih baik kau meninggalkannya
Lalu mengambil tempat di depan gapura candi
Meminta sedekah dari mereka
Yang bekerja dengan penuh suka cita
“Kahlil Gibran”
Quote:Puisi dari Kahlil Gibran tadi kurang lebih menyuruh kita untuk bekerja dengan ikhlas dan bersuka cita, kalau tidak lebih baik mengemis saja. Dalem maknanya, tajam dan to the point

Namun sebagai pekerja seperti saya yang setiap hari harus bangun pagi untuk berangkat kerja, dari senin sampai sabtu, dari jam 8.00-5.00. mau kondisi Hujan, Enggak enak badan, maupun malas. Harus dipaksakan untuk masuk.

Rutinitas tersebut dilakukan bagi kita sebagai pekerja selama 1 bulan penuh tepatnya 26 hari dengan kegiatan yang diulang-ulang, wajar jika dalam kenyataannya mengalami kejenuhan atau malas masuk kerja.

Jika saatnya datang mood malas tersebut, otak licik saya segera berpikir untuk mencari-cari alasan yang tepat agar di izinkan untuk bolos/ tidak masuk kerja namun reputasi tetap bagus di kantor.

Berikut beberapa alasan yang sering dan umum digunakan sebagai alasan untuk tidak masuk kerja :


Quote:1. Diare. Perut anda tidak bisa diajak kompromi, Anda sudah buang air besar 3 kali pagi itu. Biasanya atasan bisa memaklumi, karena diare bisa menyerang siapa saja, tanpa mengenal waktu dan tidka perlu tanda-tanda yang kelihatan.

2.Kabanyakan Obat Diet. Masalah seputar perut bisa dijadikan alasan yang cukup reasonable. Selain diare, Anda bisa mengatakan tubuh Anda lemas karena kebanyakan minum obat diet.

3.Kaki Terkilir. Bilang aja, kaki Anda terkilir sehingga sakit bila digerakkan dan perlu diurut.

4.Check up. Anda bisa mengatakan hari ini jadwalnya checkup kesehatan, sehingga tidak bisa datang ke kantor

5.Mengantar Orang Tua. Rumah orang tua Anda diluar kota. Katakan orangtua mendadak datang karena urusan penting dan Anda harus mengantarnya pulang, karena mereka sudah terlalu tua untuk pulang sendiri.

6.Saudara Menikah. Urusan keluarga bisa dijadikan alasan untuk berkelit. Anda bisa mengatakan ada urusan keluarga yang tidak bisa ditinggal. Tapi kalau hanya mengatakan urusan keluarga, kurang meyakinkan

7.Rumah Kebanjiran. Musim hujan, sepertinya masuk akal bila Anda mengatakan rumah Anda kebanjiran. Apalagi daerah Anda memang rawan banjir.

8.Digigit Binatang Peliharaan. Katakan saja binatang peliharaan Anda menggigit Anda pagi itu, sehingga Anda harus segera berobat ke dokter, kalau tidak mau terkena infeksi. Esok harinya, jangan lupa pasang perban di salah satu kaki. Mereka toh tidak mungkin melihat luka Anda.

9.Alergi. Bila Anda memang punya alergi tertentu, sesekali manfaatkan penyakit Anda untuk alasan tidak masuk kantor. Anda bisa mengatakan tubuh Anda gatal-gatal karena salah makan

10.Pembantu Pulang Kampung. Bagi Anda yang sudah mempunyai anak, alasan pembantu pulang kampung sehingga di rumah tidak ada yang menjaga anak, sering juga dijadikan alasan para working mom.

11.Mengurus Surat-Surat. Bagi Anda kaum laki-laki, seringkali akan disibukkan dengan pengurusan surat-surat penting, seperti STNK yang habis waktu, SIM yang habis maupun surat-surat tanah. Nah, ini bisa Anda manfaatkan mengingat pengurusan admisitrasi surat-surat tersebut memang harus dilakukan pada hari kerja.



Quote:Dan berikut ini TIPS agar bolos kita aman
Quote:1. Selalu telepon, jangan email atau SMS! “Kalo anda ngirim email, bakal kelihatan banget kalo palsunya,” ada beberapa perusahaan dimana boss akan balik mengatakan: “OK, tapi kamu bisa kirim email kan? mending kamu kerja dari rumah deh,” dan malah bikin hari kamu sama aja kerja biasa. Urusan telepon akan terdengar lebih jujur dan mendesak. Ketika anda menelepon, usahakan jaga waktu, karena kalo tidak anda akan malah dicecar pertanyaan.

2. Jangna terlalu spesifik. “Misalkan ‘kepala sakit pak/bu, migren parah’ atau ‘kayaknya saya keracunan makanan’, tapi jangan terlalu detil,’ yang akhirnya malah ngomongin gejala2 yang ada. Ingat! semakin detil pembicaraan anda, semakin akan terbuka fakta bahwa anda tidak jujur. Misal: anda kena flu perut, malah seharusnya anda akan sibuk muntah2 terus, dan bukannya ngobrol di telepon soal gejala sakit anda.”

3. Jangan dipamerin di blog atau di Facebook atau di mana aja Namanya juga social networking pasti ada lah orang kantor kamu yang tau, apalagi kalo sampe boss kamu tau, bisa mampus dong!

5. Jangan balik ke kantor tiba2 dengan kulit kebakar matahari, apalagi pake baju baru. “Begitu masuk, langsung kerja! jangan cengar cengir “Orang akan curiga, apalai kalo kamu lapor kamu harus tidur sepanjang hari, tapi masuk sudah cengar-cengir duluan.”

6. Pilih hari antara Selasa, Rabu atau Kamis. Sering kali banyak orang menderita sakit secara misterius setelah liburan panjang. Masalahnya sekali dua kali sih nggak apa2, kalo keterusan waduh, susah juga


Demikian Thread dari ane, ane bukannya mau menyuruh atau mencontohkan tindakan yang kurang baik, ane hanya berbagi Informasi saja
Terima Kasih


Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/530f00e9c2cb176e3e8b484b

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2014. Kaskus Hot Threads - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger